Blog

Dukung Pacitan Jadi Produsen Batako Terbesar, Ubaya Lakukan Hal Ini

Kabupaten Pacitan dikenali selaku satu diantaranya wilayah yang punya potensi sumber daya alam melimpah. Antara lainnya yaitu di Kampung Bungur dan Kampung Ngumbul yang punyai sumber daya berbentuk pasir dan batu-batuan.
Buat memunculkan kapasitas yang ada pada ke-2 kampung itu, Club Program Produk Tehnologi yang Didiseminasikan ke Orang (PTDM) Kampus Surabaya (Ubaya) memberikan kontribusi tehnologi mesin pembuat batako metode gravitational and vibration gunakan matras 4 cetakan (cavity).
Kontribusi berbentuk dua unit mesin buat batako dan dua unit mixer pengaduk adonan batako itu diserahkan ke Group Lanang Gagah Kampung Bungur dan group Jeruk Jaya Kampung Ngumbul.

Baca Juga : Batako
Ir. Yon Haryono, M.T., sebagai Ketua Eksekutor PTDM Ubaya 2020 mengatakan, jika ke-2 kampung itu punya potensi sumber daya alam berbentuk pasir dan batu-batuan yang difungsikan buat buka lowongan pekerjaan ataupun jadi kemungkinan upaya anyar untuk penduduk kurang lebih.
“Melimpahnya pasir selaku bahan baku penting pengerjaan batako ini jadi kemungkinan yang bisa difungsikan penduduk lokal buat menaikkan pemasukan lewat peningkatan upaya. Satu diantaranya kapasitas kampung yang bisa diciptakan oleh penduduk adalah dengan meningkatkan upaya buat batako,” terang Yon Haryono sewaktu dikontak Basra, Selasa (17/11).

Tidak cuman memberikan kontribusi mesin buat batako, faksinya pula memberinya kursus teknik mengoperasionalkan dan menjaga mesin buat batako supaya bisa berproduksi optimal dan terus terusan.
Yon menerangkan, mesin pembuat batako yang diberi oleh Ubaya punya beberapa kelebihan. Antara lainnya, dalam sekali bikin mesin bisa cetak empat buah batako dalam tempo kurang dari 2 menit.
“Dengan saat yang demikian cepat, dan kwalitas batako yang kuat. Kemampuan produksi akan tambah banyak dan penduduk dapat mendatangkan batako dalam tempo yang cepat,” papar Dosen Program Studi Tehnik Mesin dan Manufacturing Ubaya.

Simak Juga : harga batako hebel

Support Pacitan Jadi Produsen Batako Paling besar, Ubaya Berikan Mesin Pembuat Batako (1)
Oleh karena ada mesin buat batako itu, Yon mengharapkan tidak cuman bisa buka lowongan pekerjaan untuk penduduk khusunya mereka yang terekses endemi COVID-19, ke-2 kampung partner Ubaya ini bisa menjadi kunci produk memiliki kualitas.
“Mimpi kami, kita dapat menyertai lagi kampung binaan kami hingga sampai satu waktu kampung itu jadi kunci produk batako memiliki kualitas di wilyah Pacitan,” tutupnya.
Saat itu, Rinto Widrastopo sebagai Ketua Group Lanang Gagah Kampung Bungur mengemukakan rasa terima kasih terhadap club PTDM Ubaya dan Kemenristek/BRIN atas kontribusi mesin pembuat batako dan pengiringan yang udah diberi.
Menurut dia mesin pembuat batako PTDM Ubaya punya kelebihan ketimbang mesin pembuat batako yang ada pada Pacitan. Hal demikian lantaran mesin pembuat batako PTDM Ubaya punyai kwalitas kepadatan yang lebih baik. Ditambahkan lagi, punyai harga yang berkompetisi lantaran bahan baku telah ada di Kampung Bungur.
“Mesin pembuat batako ini sangatlah berfaedah dan didambakan bisa buka lowongan pekerjaan atau jadi upaya anyar untuk banyak pemuda di Kampung Bungur. Angan-angannya mudah-mudahan produk batako hasil produksi group Lanang Gagah bisa berkompetisi dengan produk sebangsa di Kabupaten Pacitan,” tangkisnya.
Tidak cuman memberikan mesin buat batako, faksinya pula memberinya kursus dan pengiringan berkaitan Pengusaha dan Rencana Upaya Batako yang dijalankan secara daring oleh rektor Ubaya Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T

READ  Jangan Lewatkan Alasan Candi Situs Pendem Dipendam dengan Batu Andesit
Back To Top