Blog

Menelik Asal-usul Besi dalam Surah Al Hadid

KITAB suci Alquran adalah prinsip hidup kelompok Muslimin. Alquran jadi umber syariat yang punyai banyak fungsi buat umat Islam. Alquran di turunkan pada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam dengan gunakan bahasa Arab yang punyai makna serta arti langsung dari Allah Subhanahu wa ta’ala.

Alquran merupakan mukjizat yang diserahkan ke Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam yang disebut sumber dari semua sumber hukum serta penyempurna dari kitab-kitab mula-mula. Alquran pula sebagai sumber pengetahuan, umpamanya seringkali dikatakan serta dijelasakan perihal ilmu dan pengetahuan seperti astronomi serta yang lain.

Ada beberapa rahasia yang tercatat dalam kitab suci Alquran, antara lainnya penamaan Surah Al hadid atau ‘besi’. Masalah ini mengakibatkan pertanyaan-pertanyaan kenapa besi, satu diantaranya unsur kimia dalam tabel periodik besi (fe= ferrum), lewat cara teristimewa jadi nama surah di Alquran? Lalu apa keunggulan besi ketimbang benda yang lain yang bertambah memiliki nilai?

Di sini rupanya Allah Subhanahu wa ta’ala menyimpan rahasia besar yang baru terkuak sehabis beberapa cendekiawan mengerjakan kajian. Allah ta’ala berfirman:

قَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

“Sebetulnya Kami sudah mengutus rasul-rasul Kami dengan bawa bukti-bukti yang fakta serta sudah Kami turunkan berbarengan mereka Al Kitab serta neraca (keadilan) biar manusia bisa menjalankan keadilan. Serta Kami jadikan besi yang kepadanya ada kebolehan yang hebat serta beragam fungsi untuk manusia, (biar mereka gunakan besi itu) serta biar Allah mengerti siapa yang membantu (agama)Nya serta rasul-rasulNya meski sebenarnya Allah tak dilihatnya. Sebetulnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS Al Hadid (57): 25)

Mengambil dari account Youtube Taqqarub Light, Jumat (7/8/2020), dalam ayat itu ada kata wa anzalnal-hadida yang punya arti “Dari kami turunkan besi”. Kata turunkan besi bermakna punyai arti kalau besi tak dibikin di bumi, tapi turun dari langit. Masalah ini lantas terjawab sehabis Profesor Armstrong dari NASA atau Mohamed Asladi yang berpandangan kalau “memang besi di turunkan dari langit”. Sains memberikannya pengetahuan pada manusia kalau besi termasuk juga logam berat yang tidak bisa dibuat oleh bumi sendiri.

READ  Ini Dia Jaminan SNI Baja terhadap Produk dan Keselamatan Konsumen

Keterangan ilmiah perihal besi astronomi kekinian sudah menyingkap kalau logam besi yang diketemukan di bumi datang dari bintang-bintang raksasa di luar angkasa. Logam berat di alam semesta dibikin serta dibuat dalam pokok bintang-bintang raksasa. Namun mode tata surya bumi tak punyai susunan yang sesuai buat membuahkan besi lewat cara mandiri.

Besi cuma bisa dibikin serta dibuat dalam bintang-bintang yang jauh makin besar dari matahari yang hawanya menggapai sejumlah ratus juta derajat sewaktu jumlah besi sudah melebihi batas khusus dalam bintang-bintang itu tak kan memikulnya serta selanjutnya meledak lewat moment yang dimaksud “nova” atau “supernova”.

Karena ledakan ini meteor-meteor yang memiliki kandungan besi bertaburan di seluruhnya seluruh alam semesta. Segalanya bergerak lewat area hampa sampai merasakan tarikan oleh jenis gravitasi benda angkasa.

Satu orang cendekiawan tenar sebagai pembicara dalam seminar ‘Mukjizat Ilmiah Alquran Al Karim,’ Dr Strong pula menyampaikan hal sama. Dia sudah mengerjakan beragam kajian pada beberapa barang tambang bumi dalam beberapa kajian laboratorium, tapi cuma satu style barang tambang yang sangatlah memusingkan beberapa ilmuan adalah besi.

“Dari bagian kemampuannya, besi punyai bentuk (susunan) yang unik. Supaya elektron-elektron serta nitron-nitron bisa bersatu dalam faktor besi jadi dia dibutuhkan energi yang fantastis menggapai 4x makin besar dari keseluruhan energi yang ada pada planet matahari kita,” tukasnya.

Seluruhnya memberikan kalau logam besi tak terjadi di bumi, tapi kiriman dari bintang-bintang yang meledak di area angkasa lewat meteor-meteor serta “di turunkan ke bumi”. Sama sepertiseperti dikatakan dalam ayat Alquran.

Pokok besi untuk perisai medan magnet bumi realitas sesudah itu, sabuk radiasi yang membuat energi tinggi terdiri dalam proton serta elektron, mengitari beberapa ribu km. di atas bumi, dinamakan Sabuk Van Allen.

Sabuk ini buat perlindungan bumi serta didalamnya dari ledakan luar biasa energi matahari yang berlangsung tiap-tiap 11 tahun sekali yang dimaksud solar flares. Ledakan luar biasa ini kalau tak ditahan di angkasa bisa membinasakan semua kehidupan di bumi dengan kebolehan sama dengan 100 juta bom atom Hirosima. Perlindungan pula diperoleh dari gempuran badai kosmis yang mengkhawatirkan umat manusia.

READ  Hadi Pranoto Ternyata Salah Data Soal Baja

Sabuk ini terjadi dari pokok bumi yang besar, adalah terdiri dalam besi serta nikel. Dua-duanya membuat medan magnet yang besar, adalah tak dipunyai oleh planet lain terkecuali Planet Merkurius dengan radiasi yang bertambah loyo.

Dari sini kemungkinan kita mengetahui kenapa besi duduki satu diantaranya judul surah di Alquran. Pokok besi barusan serta nikel “buat perlindungan makhluk bumi” berwujud perisai elektromagnetik dengan “kebolehan yang hebat”. Tapi yang paling penting Alquran pingin memberikan pada manusia kalau besi tidak bisa dibuat di bumi, besi langsung di turunkan dari langit buat difungsikan oleh manusia.

Unsur berat besi, FE-57 serta Al Hadid surah ke-57, pembawaan sesudah itu terkait dengan unsur kimia dalam tabel periodik. Manusia kemungkinan kecil menerjemahkan ‘surah besi’ tidak dengan “membedah” unsur kimia besi.

Berikut pembawaanistiknya yang terkait lewat kata Al Hadid tidak dengan mengenali karakter-sifat besi. Manusia tak kan mengerti “kemegahan” surah besi ini yang di tempatkan pada nomor 57.

Lewat cara ilmiah faktor besi punya empat isotap, adalah 54, 56, 57, serta 58. Setelah itu yang konstan ada tiga adalah 56, 57, serta 58. Dari ke-tiganya isotop 57 merupakan hanya satu yang mempunyai nuclear rewrite. Khasnya ini sesuai sama posisi Al Hadid (besi) yang disebut surah ke-57.

Kata “besi” dalam Alquran dimaksud 90 kali dalam enam ayat tidak serupa. Satu diantaranya info menarik dari soal yang menarik yang lain merupakan keterangan yang terkait dengan “rahasia” Dzulkarnain pada surat Al Kahfi (18) Ayat 96 yang punya arti bermakna “gua”. Ayat itu menceritakan perihal “pintu besi” yang dibikin oleh Dzulkarnain “antara ke dua pucuk gunung”. Satu waktu mulai hancur sewaktu kiamat sudah dekat.

Teknik Produksi Besi

Alquran bukan sekedar menjelasakan dari lokasi mana besi berasal, tapi pula bagaimanakah caranya mengolahnya. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Surah Al Kahfi Ayat 96 serta QS Saba Ayat 10:

آتُونِي زُبَرَ الْحَدِيدِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا سَاوَىٰ بَيْنَ الصَّدَفَيْنِ قَالَ انْفُخُوا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَعَلَهُ نَارًا قَالَ آتُونِي أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرًا

READ  Bisnis beton pracetak dan semen masih terbilang bergantung proyek pemerintah

“Berilah saya potongan-potongan besi. Sampai kalau besi itu sudah sama rata dengan ke dua (pucuk) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: ‘Tiuplah (api itu).’ Sampai kalau besi itu udah jadi (merah seperti) api, ia lantas berbicara: ‘Berilah saya tembaga (yang mendidih) supaya saya tuang ke atas besi panas itu’.” (QS Al Kahfi (18): 96)

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ مِنَّا فَضْلًا ۖ يَا جِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ ۖ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ

“Serta sebetulnya sudah Kami beri pada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): ‘Hai gunung-gunung serta burung-burung, bertasbihlah berulangkali berbarengan Daud’, serta Kami sudah melunakkan besi untuk dirinya.” (QS Saba (34): 10)

Satu diantaranya tehnik produksi besi yaitu dipanaskan sampai mendidih atau jadi bara, lalu baru dapat dibuat sesuai sama keinginan. Balik lagi proses ini 100 % tepat dengan yang dikatakan dalam Al Quran. Khasnya Alquran mengatakan kalau langkah tersebut udah difungsikan beradab-adab jauh sebelum beberapa sains kekinian seperti waktu ini.

Allah Subhanahu wa ta’ala udah mengatakan semua sektor pengetahuan lewat cara detil yang tetulis dalam kitab suci Alquran, prinsip hidup terpenting, sumber pengetahuan yang benar-benar fantastis yang dapat manusia studi. Benar-benar besar kuasa Allah Ta’ala dengan semua ke maha besar-Nya.

Back To Top